Monday, January 20, 2020

Penjelasan Proses Daur Hidup Kecoa Ada 3 Siklus

Hai sahabat wong cilik, pada kesempatan kali ini saya akan mebahas atau menjelaskan proses daur hidup kecoa. 

Pada dasarnya, kecoa adalah mahluk hidup sejenis serangga yan umumnya mampu hidup dimanapun mereka berada. 

Namun kebanyakan skecoa hidupnya di tempat yang kotor sehingga kecoa disinyalir menjadi hewan yang paling kotor (banyak bakteri).

Bukan hanya itu saja kecoa juga di anggap sebagai salah satu hewan pengganggu, karena kecoa tidak tau aturan hehe, di tinggal semaunya kadang juga masuk kamar dan tekmpat-tempat santuy lainnya.

Nah berkaitan dengan penjelasan diatas jarwongcilik.com ingin menjelaskan proses daur hidup kecowa sehingga disebut binatang paling menjijikan.

 Proses daur hidup kecoa

jelaskan proses daur hidup kecoa

Bagi kamu yang belum mengetahui kecoa itu seperti apa, akan saya jelaskan sedikit bahwa kecowa adalah serangga yang memiliki badan yang oval dan pipih.

Biasanya memilik warna yang agak kecoklatan serta ukuran nya 5 cm untuk kecoa dewasa. Meskipun kecoa memiliki ukuran yang tidak terlalu besar namun merupakan jenis serangga yang menakutkan dan menjijikan.

Kecoa memiliki kepala yang tersembunyi di bawah pronotum kepalanya dan memiliki satu mata tunggal dan sepasang mata majemuk. Terdapat dua sayap ditubuhnya baik pada kecoa betina maupun kecoa jantan.

Berikut adalah penjelasan dari daur hidup kecoa :

1. Telur

Kecoak memiliki siklus hidup atau metamorfosis yang tidak sempurna karena hanya ada tiga fase. tahap pertama adalah telur, telur kecoa berbentuk seperti kapsul dengan ukuran kecil dan warna coklat tua.

Kecoak biasanya bertelur di daerah kumuh atau sampah atau bahkan di tempat-tempat yang tidak dikunjungi banyak orang karena akan lebih aman daripada siklus hidup kupu-kupu yang jauh dari tempat kotor.

Telur kecoa memiliki cangkang keras dan tidak mudah pecah dengan memiliki jenis cairan tertentu yang menempel pada tempat telur.

2. Nimfa

Setelah telur menetas mereka akan menjadi nimfa atau kecoak bayi. Kecoak bayi ini sangat kecil dan putih seperti kutu beras.

Nimfa bisa bergerak bebas dan kemudian berganti warna menjadi cokelat. Pada fase ini kecoak masih sangat rentan dan tidak memiliki sayap.

Kecoak juga dapat mengalami berbagai perubahan pada kulit sehingga menjadi kulit seperti kulit kecoa dewasa.

Tetapi nimfa sudah dapat menemukan makanan mereka sendiri dengan mencari makanan di sekitarnya. Nimfa kemudian menjadi kecoa muda dan hampir menjadi kecoa dewasa.

3. Kecoa dewasa

Setelah menjalani proses telur dan nimfa, yang terjadi adalah kecoak menjadi kecoak muda dan lambat laun menjadi dewasa yang sudah memiliki sayap.

Ya, kecoak bisa menerbangkan kecoak perempuan dan kecoak pria. Perbedaan antara kecoa muda dan kecoa dewasa adalah ukurannya lebih kecil dari kecoak dewasa.

Pada fase ini kecoa bersifat independen dan dapat menemukan makanan dan pertahanan diri jika ada pemangsa yang akan memakannya.

Mungkin itu saja pembahasan mengenai kecoa yang bisa saya sampaikan, semoga penjelasan mengenai proses daur hidup kecoa diatas dapat memberikan pemahan perihal siklus hidup kecoa pada teman-teman semua, terima kasih.
Comments

Bijaklah dalam bertutur kata😊
EmoticonEmoticon