Saturday, December 14, 2019

Cara Mengatasi Laptop Ngelag, Lemot, dan Not Responding

Hai teman-teman, kali ini cara yang luar biasa akan memberikan tips tentang cara menangani laptop yang tertinggal, lambat, dan tidak merespons.

Mungkin Anda pernah bermain game, melakukan tugas, atau bahkan menjelajah secara tiba-tiba laptop Anda mulai lambat, lambat dan sampai-sampai muncul peringatan yang tidak merespons yang memaksa Anda untuk menutup aplikasi secara paksa. Ini sangat menjengkelkan dan saya sendiri juga pernah mengalaminya.

Cara Mengatasi Laptop Ngelag, Lemot, dan Not Responding

Lalu saya mencoba browsing untuk mencari tahu bagaimana solusi mengatasi laptop saya yang tertinggal. Pada artikel ini saya telah merangkum apa saja yang dapat membuat laptop menjadi lambat, lambat, dan tidak merespons dan bagaimana cara mengatasinya.

1. Memori RAM atau kapasitas hard drive kecil

RAM adalah memori sementara di laptop kami. Di mana setiap aplikasi yang berjalan pasti akan terus menggunakan sumber daya RAM, hingga aplikasi dimatikan. Coba perhatikan, apakah kapasitas RAM laptop Anda cukup kuat untuk menjalankan aplikasi yang Anda gunakan? Begitu juga dengan hard disk, jika kapasitas disk semakin kecil maka kemungkinan laptop tertinggal dan lambat juga umum. 

Untuk RAM, Anda mencoba memeriksa persyaratan sistem setiap aplikasi yang Anda gunakan. Pastikan itu cocok dan tidak melebihi kapasitas RAM pada laptop Anda.

Sebagai informasi tambahan, jika Anda membeli laptop dengan RAM 4GB, itu tidak berarti bahwa RAM yang dapat digunakan untuk aplikasi Anda juga 4GB, karena beberapa kapasitas sudah digunakan oleh sistem operasi yang Anda gunakan saat ini. menggunakan.
Untuk hard disk, Anda mencoba menghapus beberapa file atau folder yang tidak terlalu penting sehingga hard disk Anda tidak terlalu penuh.

2. Banyak aplikasi berjalan secara bersamaan

Walaupun kapasitas RAM laptop Anda besar & cukup, tetapi Anda masih sering menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan, tentu saja kinerja prosesor, RAM dan hard drive laptop Anda akan cepat penuh. Berikut cara melihat aplikasi apa yang berjalan pada laptop kami.
  • Tekan CTRL + Alt + Del secara bersamaan, pilih Mulai Pengelola Tugas.
  • Klik tab Proses. Di sini akan muncul beberapa aplikasi yang berjalan di laptop Anda.
  • Klik aplikasi yang Anda rasa kurang penting, lalu klik Akhiri Proses / Akhiri Tugas.
  • Untuk melihat hasilnya, klik tab Performance.

Catatan: Hati-hati saat memilih aplikasi yang Anda ingin Akhiri Proses. Pastikan Anda tahu aplikasi yang ingin Anda matikan. Lakukan Dengan Risiko Anda Sendiri.

Selain aplikasi, ada juga program yang berjalan secara otomatis di belakang layar ketika laptop baru dihidupkan. Seperti widget, startup, dan jendela layanan. Program-program ini juga menggunakan RAM sebagai sumber daya. Untuk membuka menu startup atau layanan:
  • Windows 7: Tekan Windows + R secara bersamaan. Ketik msconfig, lalu tekan Enter. Kemudian pilih tab Startup atau Layanan.
  • Windows 10: Tekan CTRL + Alt + Del bersamaan, lalu pilih Mulai Pengelola Tugas. Kemudian pilih tab Startup atau Layanan.


Berikut adalah beberapa layanan yang dapat dinonaktifkan.
  • Pengalaman Aplikasi
  • Layanan Kebijakan Diagnostik
  • Klien Pelacakan Tautan Terdistribusi
  • Pembantu IP
  • File Offline
  • Layanan Enumerator Perangkat Portabel
  • Penyimpanan yang Dilindungi
  • Log masuk Sekunder
  • Pusat keamanan
  • Layanan Input PC Tablet
  • TCP / IP NetBIOS Helper
  • Layanan Pelaporan Kesalahan Windows
  • Peluncur Layanan Windows Media Center.

3. Banyak file sementara

File sementara adalah file yang disimpan sementara di laptop kita. Contoh file sementara adalah Cache & Cookies. Saat Anda menjelajah, data dari situs yang Anda kunjungi akan disimpan di Cache & Cookies. Sehingga ketika situs dibuka kembali, prosesnya akan lebih cepat. Jika file sementara ini terus bertambah, hard drive laptop Anda akan terisi dengan cepat dan memperlambat kinerja laptop Anda. Cara membersihkannya sebagai berikut.
  • Klik Mulai kemudian ketik Disk Cleanup.
  • Pilih drive yang ingin Anda bersihkan, lalu klik OK. Tunggu beberapa saat hingga proses pembersihan selesai.
  • Setelah selesai, klik OK.

4. Laptop terinfeksi dengan Virus / Malware

Virus juga merupakan salah satu penyebab laptop menjadi lambat atau tertinggal. Karena ada beberapa virus yang dapat menggandakan diri atau membuat file aneh, menyebabkan kapasitas hard disk berkurang. Virus biasanya dapat menyebar dengan mudah melalui flash drive, komputer di kafe internet dan fotokopi atau dari file yang diunduh dari tempat yang tidak aman.

Untuk mengatasinya, gunakan Antivirus terbaru untuk mengenali jenis-jenis virus saat ini. Antivirus secara otomatis akan memeriksa dan mengkarantina file yang terpengaruh oleh virus. Beberapa antivirus yang saya rekomendasikan adalah Avast, Norton, KasperSky, Eset, & AVG.

5. Gunakan fitur Kinerja Terbaik

Fitur Kinerja Terbaik adalah fitur yang dapat digunakan untuk membuat sistem operasi lebih ringan dan meningkatkan kinerja PC / laptop Anda dengan menonaktifkan fitur windows yang kurang dibutuhkan. Fitur ini cocok untuk digunakan saat Anda membuka aplikasi yang membutuhkan memori besar dan saat bermain gim yang berat. Inilah cara menggunakan fitur kinerja terbaik.
  • Tekan Windows + E bersamaan untuk membuka File Explorer, lalu klik kanan pada Computer atau menu PC ini dan pilih Properties.
  • Setelah jendela Sistem muncul, klik menu Pengaturan sistem tingkat lanjut dan jendela Sistem Sistem akan muncul.
  • Pilih tab Advanced, di bagian Performance klik Settings.
  • Pada tab Efek Visual pilih Sesuaikan untuk kinerja terbaik, lalu klik Terapkan dan OK.


Metode di atas sudah saya coba sendiri dan mampu meningkatkan kinerja laptop saya menjadi lebih cepat, tanpa lambat, tanpa lagging. Sekian tips kali ini semoga bermanfaat.
Comments

Bijaklah dalam bertutur kata😊
EmoticonEmoticon