Sunday, October 20, 2019

Keunggulan Kopi Gayo Dibanding Kopi yang Lain

berikut adalah kenapa kopi gayo menjadi salah satu kopi unggulan di dunia:

keunggulan kopi gayo

1. Varietas yang ditanam petani kita menghasilkan kopi berkualitas terbaik. Saat ini petani kopi di dataran tinggi gayo, mayoritas menanam kopi varietas gayo 1 dan gayo 2 dan P-88, ketiga varietas tersebut telah dilepas oleh Kementerian pertanian sebagai varietas unggul kopi di Indonesia.

2. Iklim dan jenis tanah di wilayah-wilayah tersebut dengan kondisi tanah berbukit pada ketinggian rata-rata diatas 1000 mdpl, sangat mendukung produksi kopi bercitarasa mantap dan khas.

3. Cara pengolahan basah (wet hulling) yang dilakukan petani kita sangat unik yang menciptakan citarasa  kopi terbaik.

4. Praktek pertanian yang dilakukan umumnya sesuai dengan tuntutan konsumen yaitu mengandalkan sistem pertanian organik.

poduktivitas kopi gayo tegolong rendah

Dari segi produktivitas, kopi arabika gayo memang masih tergolong rendah, yaitu baru pada kisaran 1 ton green bean per hektar per tahun, karena sebagian besar petani kopi didaerah ini memang masih mempertahankan pola pertanian konvensional.

Namun dengan cara konvesinal tersebut, justru menjadikan kopi gayo unggul dalam pemasaran dan harganya, karena kualitas, aroma dan rasnya yang spesifik berkat pola usaha tani yang terus mempertahankan keorganikan kopi ini.


Dan karena keunggulan itulah yang menjadikan haga kopi gayo menjadi sangatlah mahal,Harga Kopi gayo tertinggi di dunia terlepas dari sistem budidaya kopi gayo yang masih berorientasi pola budidaya konvensional, kita patut bersyukur, bahwa harga kopi yang dihasilkan oleh para petani di Dataran Tinggi gayo, berada di atas rata-rata harga kopi dari daerah lain, bahkan masih di atas harga kopi dunia.

Dan harga kopi arabika di daerah gayo sebagai berikut. Jika hari ini harga kopi gabah (biji kopi kering yang masih terikut cangkangnya) di tingkat petani adalah 45.000 - 50.000,- per Kg , sementara harga biji kopi siap olah ( Green Bean Coffee) di tingkat pedagang pengumpul adalah Rp 90..000,- sampai Rp 100.000,- per Kg.


Oleh salah satu pengekspor kopi gayo bernama Rizwan Husein ia adalah eksportir kopi gayo dan Ketua KBQ Baburrayyan, lebih tinggi dari harga fob. pelabuhan pengirim yang rata-rata saat ini berada pada kisaran 105.000,- -- 120.000,- per kilogramnya $7,5 - $9.

Itupun untuk kopi dengan kualitas standar, sementara untuk kopi dengan kualitas specialty seperti Long Berry, Pie Berry, dan Kopi Luwak, harganya bisa dua sampai tiga kali lipatnya.
Comments

Bijaklah dalam bertutur kata😊
EmoticonEmoticon